Connect with us

Parkir Liar Ojek Online jadi Masalah di Jakarta

Ekonomi Bisnis

Parkir Liar Ojek Online jadi Masalah di Jakarta

Parkir Liar Ojek Online jadi Masalah di Jakarta

Socialnesia.net – Keberadaan ojek online harus diakui telah mendukung mobilitas masyarakat urban. Namun, keberadaan ojek online juga menimbulkan masalah, termasuk parkir liar di DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta akan membahas masalah ini dengan operator ojek online, Go-Jek dan Grab. Saat ini, Suku Dinas Pehubungan di tiap kota tengah memetakan titik-titik rawan parkir liar ojek online, serta lokasi yang dapat digunakan untuk penampungan sementara.

Penataan parkir ojek online harus dilakukan untuk menghindari kemacetan di jalan umum. Pemerintah juga mengimbau aplikator menyediakan shelter atau kantong parkir untuk ojek online. “Ini akan dibahas dengan aplikator,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah, Jumat (6/7).

Menanggapi hal itu, Vice President Corporate Communications Go-Jek Michael Say menegaskan, instansinya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, Go-Jek sudah bertemu dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait persoalan parkir Kamis (5/7) kemarin. Namun, belum ada hasil konkret dalam pertemuan itu. Yang pasti, Go-Jek akan menunggu kebijakan pemerintah dalam penyelesaian masalah ini.

“Kami berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (DKI Jakarta) untuk bagaimana kami bisa menjaga ketertiban,” kata Michael usai acara peluncuran Paket Siap Online di Go-Food Festival GBK, Jakarta.

Sementara, Managing Director Grab Indonesia Rizki Kramadibrata mengaku belum membahas masalah ini dengan Pemda DKI Jakarta tersebut.

Pemerintah daerah memang berwewenang mengatur ketertiban umum, termasuk yang terkait dengan transportasi di masing-masing wilayah. “Bukan mengatur transportasi, tapi ketertiban umum dan keamanan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi. Hal itu diatur dalam pasal 65 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014.

Go-Jek sendiri memiliki shelter di beberapa kota yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, dan Makassar. Di Jakarta, misalnya, shelter Go-Jek berada di Mall Kuningan City, FX Sudirman, Pacific Place, dan Mall of Indonesia. “Shelter-nya ada di mall-mall,” kata Chief Comercial Expansion Go-Jek Catherine Hindra Sutjahyo.

Baca Juga:  BI Ungkap Cadangan Devisa Indonesia Berkurang USD 400 Juta

Sementara Grab memiliki GrabBike Lounge di Daan Mogot, Jakarta Barat. Grab yang terafiliasi dengan Grup Lippo juga memiliki tempat khusus untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di setiap Lippo Mall.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending Topik

To Top