Daging Celeng
Petugas Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon memperlihatkan daging celeng (babi hutan) yang disita dari penyelundup saat melintas di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (21/7).

Socialnesia – Aksi penyelundupan daging celeng asal Sumatra menuju Jawa kembali ditemukan setelah sudah dua tahun terakhir tidak terjadi. Jumlah daging celeng pun cukup besar dan dengan modus baru.

“Biasanya diselundupkan sebagai barang bawaan di bus, kali ini dalam jumlah besar 4.637 kg dibawa dengan mobil box, dikamuflase dengan ditutup buah serta daun pisang,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon Raden Nurcahyo melalui siaran pers.

Baca Juga:  Pemfitnah UAS Terancam Kena Hukum Adat Diusir Dari Riau

Penangkapan ini merupakan hasil kerja dari Tim Kolaborasi Intelejen Karantina, InteleQ yang tersebar di beberapa unit pelaksana teknis, masing-masing Cilegon, Lampung, serta diperluas ke Jambi, Palembang, Pekanbaru dan Padang hingga ke daerah penampung daging celeng ini di Yogyakarta, Semarang dan Solo. Barang ilegal ini diamankan Sabtu (21/7) dan akan dimusnahkan Senin (23/7) siang.

Ada tiga pelanggaran dalam hal kasus penyelundupan daging celeng ini, pertama pelanggaran terhadap UU No 16/92 tentang Karantina Hewan, Tumbuhan dan Ikan. Kedua pelanggaran terhadap hak konsumen untuk mendapatkan pangan yang sehat dan terjamin halal. Seperti diketahui, celeng hidup liar dan tidak ada yang dapat menjamin higiene dan sanitasinya saat pengolahan daging. Celeng juga dapat menularkan penyakit ke manusia yakni swine influenza.

“Bahkan bakteri yang terdapat pada kulit celeng dapat menyebabkan ruam di kulit yang disebut diamond skin disease,” kata Raden.

Saat daging celeng diolah secara tidak sempurna dan dicampur dengan bahan lain menjadi kornet, bakso atau sosis dapat menyebabkan ancaman penyakit sistiserkosis yang bersifat zoonosis dan dapat menyerang hingga ke otak manusia.

Baca Juga:  Inilah Isi Pakta Integritas Prabowo-Sandi dan Ijtima Ulama II

Ketiga, ia melanjutkan, adalah pelanggaran soal Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Saat telah sengaja dicampur dengan produk lain maka soal kehalalan menjadi perhatian penting.

Secara terpisah, Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Agus Sunanto menyampaikan, soal penyelundupan daging celeng menjadi hal yang sangat diperhatikan. Terlebih, daging ini mengandung cyste yang sangat tinggi dan berbahaya bagi manusia.

“Kami pun pernah menjajagi daging celeng yang memang banyak di Sumatera, ditawarkan untuk pakan di kebun-kebun binatangpun ditolak, karena kandungan cyste tinggi dan sangat berbahaya,” kata dia.

Penanganan secara cepat terhadap daging celeng ilegal ini pun dilakukan oleh tim pengawasan dan penindakan Karantina Cilegon yakni dengan mengamankan mobil box pembawa dari Dermaga 5, pemeriksaan fisik dan laboratorium dengan pengujian cepat, Fast Pig Test untuk uji identifikasi species dan hasilnya positif daging babi. Saat ini daging tersebut diamankan di cold storage untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:  Ustadz Farid Okbah: Umat Harus Dewasa Melihat Perbedaan

Untuk itu, pengawasan arus produk pertanian menjadi hal utama bagi jajaran Karantina Pertanian yang tersebar di seluruh pintu-pintu pemasukan dan pengeluaran di wilayah Indonesia. Peran masyarakat dalam melaporkan saat melalulintaskan produk pertanian menjadi hal utama agar bahan pangan terjamin, sumber daya alam terjaga serta daya saing produk pertanian kita untuk ekspor menjadi meningkat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



properti syariah
loading...
You May Also Like

Anies Baswedan Sukses Benahi Jakarta Kini Urus Transportasi Di Jabodetabek

Socialnesia, Jakarta – Kesuksesan Gubernur DKI Jakarta dalam membenahi dan memajukan Jakarta…

Warga Banten Mulai Jadikan Rumahnya Posko Pemenangan Prabowo – Sandi, Karena Taati Himbauan Habib Rizieq Shihab

Socialnesia – Taati Perintah Habib Rizieq Shihab pada Ijtima’ Ulama dan Tokoh…

Prabowo dan SBY Akan Sering Bertemu

Socialnesia – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama pasangan calon…

Habib Hanif Saat Tabligh Akbar di Pamekasan: Rumah Habib Rizieq Sudah Dipasangi Spanduk Prabowo – Sandi

Socialnesia – Lebih dari 50 ribu umat Islam menghadiri Tabligh Akbar FPI…