Connect with us

Menyebut Aksi FPI di Palu Hoaks Kemkominfo Dianggap Lakukan Distorsi Informasi

Nasional

Menyebut Aksi FPI di Palu Hoaks Kemkominfo Dianggap Lakukan Distorsi Informasi

Socialnesia – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merilis beberapa berita hoaks seputar gempa dan tsunami di Sulteng. Menurut Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, salah satu informasi hoaks yang tersebar adalah adanya relawan gerak cepat Front Pembela Islam (FPI) yang membantu korban bencana alam.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Sobri Lubis menegaskan bahwa pembelokan informasi yang dilakukan oleh Kemkominfo.

Baca Juga:  Etnis Uighur dan Minoritas China Protes di Depan Markas PBB

“Informasi yang disebarkan adalah misleading dan distorsi informasi yang dilakukan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Rabu (03/10/2018).

Faktanya, kata dia, tim relawan kemanusiaan FPI yang dipimpin ketua DPD FPI Sulteng, Ustadz Sugianto Kaimuddin, membawa rombongan Relawan Gerak Cepat dari Poso, saat jumat malam tanggal 28 September 2018. Yaitu seketika setelah mendengar peristiwa gempa di Palu, Sigi dan Donggala.

Baca Juga:  Dari E-Commerce hingga Perbankan, Chatbot Gantikan Operator

Ia juga menegaskan bahwa relawan FPI bekerja bukan demi pencitraan. Akan tetapi publikasi yang dilakukan adalah bentuk tanggungjawab FPI terhadap umat.

“Terkhusus donatur yang menyalurkan amanah bantuan kepada korban gempalewat kami,” tegasnya.

Sobri menyebutkan, relawan FPI masih terus bekerja melakukan evaluasi terhadap korban gempa dan terus bekerjasama dengan segala pihak untuk membantu korban gempa Palu Sigi dan Donggala

“Dan kami berterimaskasih banyak atas kepercayaan dari umat yang mengamanahkan bantuan keapda kami, semoga Allah SWT membalas dengan balasan yang berlipat ganda,” tukasnya.

Advertisement

Trending Topik

To Top