Connect with us

MUI Apresiasi Tinggi Polda Bali Karena Larang Acara berbau LGBT

Nasional

MUI Apresiasi Tinggi Polda Bali Karena Larang Acara berbau LGBT

Socialnesia – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengutuk keras acara berbau LGBT, Kontes Mister dan Miss GAYa DEWATA 2018, yang rencananya digelar hari ini di Bhumiku Denpasar, Bali, namun tidak diizinkan oleh Polda Bali karena tidak etis bagi masyarakat Indonesia, serta ada penolakan dari masyarakat dan adanya surat resmi tentang penolakan kegiatan tersebut dari MUI Denpasar.

Anwar menjelaskan, perilaku LGBT adalah perilaku yang sangat-sangat terkutuk. Sebab sangat anti kemanusiaan. Ia mengandaikan, bila semua orang di dunia ini berperilaku LGBT, maka tentu tidak bisa mendapatkan keturunan, dan dalam rentangan waktu 110 tahun, tidak akan ada makhluk yang bernama manusia di atas bumi ini.

Baca Juga:  Baitul Mal Aceh Gelar Pelatihan Akuntansi Zakat

“Karena itu melakukan praktik LGBT jelas merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan sangat terkutuk karena sangat-sangat anti dan merusak hidup dan kehidupan yang mematikan bagi hidup dan kehidupan manusia dan kemanusiaan,” jelasnya.

Sangat aneh, kata dia, kalau ada orang yang menganggap perilaku LGBT tidak bertentangan dengan HAM. Sebab yang namanya hak-hak asasi manusia itu bila dipenuhi, maka akan menimbulkan kemaslahatan bagi orang bersangkutan.

Baca Juga:  Kapitra Mengakui Dirinya Cebong Sekarang

Seperti, ia mencontohkan, bila seorang laki-laki kawin dengan seorang perempuan, maka ia akan mendapatkan keturunan. “Dan kalau kita bisa mendapatkan anak maka kita tentu akan bahagia luar biasa karena kita sudah punya pelanjut,” ungkapnya.

Ia menegaskan kembali, perilaku LGBT adalah perilaku yang tidak boleh ada dan hidup dalam kehidupan manusia.

Untuk itu, kata Anwar, MUI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Bali yang telah melarang kegiatan yang terkutuk dan terlaknat itu.

Advertisement

Trending Topik

To Top